Sabtu, 25 Juli 2009

Ijinkan ku sebut namamu dlm doa2 mahabbah..

Apakah rasa yg ku rasa ini sbuah kutukan?? Napa smua mezti brakhir dikala kuyakin engkaulah dermaga trakhir tuk ku bertepi?? Tak usah kamu, dia, mereka pertanyakan kapan rasa ini bermula dan napa masi ada !! Karna smuanya terjadi begitu saja tanpa kupinta ataupun kupaksa.. Rasa yg tak pernah kusesali keberadaannya meski airmata tak cukup mampu mewakilinya.. Aku bahagia meski bertabur airmata.. Karna,, luka yg menyelimuti rasa ini adalah bahagia yg kusyukuri..

7 komentar:

ADY.S mengatakan...

apa pun yg d syukuri akan terasa indah" termasuk luka dan air mata" so enjoy ajaaa haaha

amenohime mengatakan...

iyaiya..

masi bingung ne

ADY.S mengatakan...

ya tenang aja" lama2 jg bisa memahami ko"...!!

reflection mengatakan...

Blajar smbil jln mell. Byk yg mw ngajari kq. Tuh ady slh 1 na. ;))

amenohime mengatakan...

tengkiuh prenz..

DJOEL mengatakan...

Sedetik waktu begitu lama. Menyana harap diujung malam berwujud sempirna. Setelah mimpi terjaga dalam igauan.

Setiap jiwa beraharap sama, ada asa untuk selalu menjadi juara, karna rajah tangan yang selalu misteri.

Jauh diujung sana umpama harapan bagai fatamorgana, memberi janji berwujud sungai mengalir. Seakan hasrat kan yang kerontang untuk mereguk nya.

amenohime mengatakan...

Keren da..
Mel copy pazte buliah da??
Mel masuak k blog??